Hai Guys..setelah beberapa lama vacuum, akhirnya penulis bisa mulai
berbagi kembali. Banyak hal yang terjadi belakangan ini dan begitu banyak
cerita yang penulis dapatkan selama menjalani kesibukan lainnya.
Kali ini Saya akan berbagi
tentang “Bersahabat dengan Uang” dan semoga memberikan inspirasi bagi
teman-teman semua. Jika dilihat dari kosa kata nya "Sahabat" bisa diartikan sebagai teman ataupun seseorang yang
bersikap baik dan membantu serta menemani kita kapan pun dan dalam kondisi
apapun. Oleh karena makna tersebut itulah, saya memilih judul artikel ini dengan menggunakan
kata bersahabat dengan uang. Saya akan berbagi bahwa bagaimana caranya agar
Uang menjadi bagian yang membantu kita bukan menjerumuskan kita.
Banyak bahkan bisa dibilang
banyak banget orang yang terjebak
hubungan HTS atau
bahkan di-PHP-in sama uang. Bukan salah uang nya, karena pada dasarnya uang
benda mati yang tidak bisa bergerak dan berfikir. Tapi entah kenapa uang bisa
merubah bahkan mengendalikan pikiran seseorang.
Bukan hal gampang menjadikan uang
itu sahabat, lalu bagaimana cara-nya supaya kita tidak terjebak dalam
hubungan gantung dengan uang. Berikut beberapa cara yang saya akan bagi
berdasarkan pengalaman, baik pribadi maupun orang lain. Serta berdasarkan
informasi dan pelajaran yang saya peroleh. Yuks kita mulai...
- Uang
bukan TuhanPasti setelah baca judulnya, teman-teman akan nyeletuk “ya iya lah..memang Uang bukan Tuhan..aneh-aneh aja ni..”. Tapi ini serius, kebanyakan dari kita begitu tunduk dengan uang, selalu menilai segala sesuatu dengan uang. Ketika kita sudah ber-kiblat pada konsep “segalanya butuh uang” maka secara tidak sadar atau bahkan sadar, kita telah menyembah Dewa Uang. Yakinlah kawan, tidak semua bisa dinilai dengan uang. Ini point utama agar Uang menjadi Sahabat bukan Musuh yang mencelakakan.
- PlanningRencanakan setiap pendapatan dan pengeluaran kawan. Karena dengan merencanakan artinya kita yang mengendalikan uang, bukan sebaliknya. Saya pernah dalam kondisi sebaliknya dimana uang mengendalikan kehidupan saya. Percaya deh itu tidak menyenangkan, untung Yang Maha Kuasa nyentil telinga saya dan membuat saya sadar. Kendalikan uang dengan rencana..
- Masa DepanYup, masa depan..selalu pertimbangkan masa depan. Gunakan uang untuk masa depan, bukan sekedar hari ini. Setiap pengeluaran yang kalian rencanakan seperti point sebelumnya harus melihat masa depan. Seperti uang untuk investasi atau asuransi atau tabungan sehingga uang bisa membantu mu suatu masa nanti.
- Hutang-Pilihan Terakhir
Jadika hutang adalah pilihan terakhir dari masalah keuangan kita. Dalam beberapa artikel dan informasi keuangan yang pernah saya baca, bahwa sebaiknya kita berhutang maksimal 30% dari total pendapatan kita. Hutang juga berdampak pada sisi psikologis, karena hutang dapat menurunkan rasa percaya diri, menurunkan produktivitas, merendahkan harga diri dan membuat tidak nyaman. Saya pernah merasakan hal ini, dan percayalah bijak lah dalam berhutang. - Belanjakan di Jalan Tuhan
Jika kita sudah mampu dengan empat hal diatas, maka tahap ini merupakan tahap tersulit menurut saya, kenapa ini jadi bagian tersulit, karena kebanyakan dari kita merasa hitung-hitungan nya gak masuk dengan logika 1+1 = 2. Gunakan lah uang kita untuk mengabdi kepada Sang Kholik, karena dengan membelanjakan uang di jalan-Nya maka Dia Yang Maha Kaya akan membantu dan menjadikan uang sebagai budak untuk kita. - Sumber yang Halal
Akan menjadi sia-sia semua hal diatas jika kita mendapatkan uang dari sumber yang tidak halal, dari yang tidak baik dan benar. Ibarat air, jika sumber air nya berasal dari mata air pegunungan yang bersih maka akan memberikan dampak yang baik. Dan sebaliknya jika dari sumber yang kotor maka tidak akan pernah baik untuk dikonsumsi.
Semoga artikel ini memberikan
inspirasi bagi semua agar kita mampu Bersahabat dengan Uang, dan kita akhir nya
mampu menjadi perpanjangan tangan Yang Maha Kaya untuk berbagi Rejeki.
Be wise ya Guys dalam menggunakan
uang..

No comments:
Post a Comment