Aku
ambil jurusan apa ya?, Besok jualan kemana ya?, Pilih dia atau dia ya?, dan masih
banyak lagi pertanyaan yang akan muncul dalam setiap aktifitas kita. Ada
pilihan yang mudah ditentukan dan ada pula yang begitu sulit ditentukan.
Kemampuan dalam menentukan pilihan, berbanding lurus dengan hasil nya. Semakin
baik dan cermat dalam menentukan dan memutuskan, maka semakin baik hasil yang
di dapat. Lalu bagaimana cara nya?
Sewaktu
ujian sekolah mungkin anda pernah melakukan “hitung kancing” untuk menentukan
jawaban mana yang anda pilih dalam soal pilihan ganda. Atau anda pernah
menggunakan flip coin untuk
menentukan film apa yang akan anda tonton. Banyak cara dalam menentukan
pilihan, tergantung seberapa besar resiko yang akan dihadapi atas pilihan
tersebut.
Pilihan
berkaitan erat dengan resiko, baik resiko tersebut kecil ataupun besar. Maka
kenali resiko terlebih dahulu sebelum menentukan pilihan. Tahu dan paham akan
resiko yang akan terjadi merupakan salah satu modal penting dalam pengambilan
keputusan atas beberapa pilihan.
Resiko
selalu jadi bagian dalam hidup kita, dan resiko ditentukan oleh keputusan yang
kita buat atas suatu pilihan. Untuk keputusan dengan resiko-resiko kecil
mungkin kita tidak perlu pusing dalam mengambil pilihan. Tapi bagaimana bila
resiko yang akan terjadi adalah resiko besar atau bahkan sangat besar hingga
akan mempengaruhi orang lain.
Bagaimana
cara kenalan dengan resiko?, pasti pertanyaan ini muncul dibenak anda saat
membaca artikel ini. Lakukan beberapa pendekatan ini untuk mengetahui resiko
yang sedang anda hadapi
atas pilihan yang akan anda tentukan. Berikut beberapa
pendekatan yang pernah saya pelajari dan berdasarkan pengalaman pribadi- Pendekatan Zoom In-Out Pendekatan ini menggunakan analogi lensa kamera, dengan mulai melihat kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi kepada anda yang dapat berdampak pada lingkungan sekitar. Misalnya anda dihadapkan pada pilihan untuk memilih pekerjaan didalam kota gaji UMR atau keluar kota gaji lebih besar dari UMR. Pilihan anda untuk keluar kota akan menentukan penghasilan anda namun juga mempengaruhi interaksi sosial anda dengan keluarga, teman dan kehidupan sosial anda sebelumnya
- Pendekatan Zoom Out – In Pendekatan ini kebalikan dari pendekatan zoom in-out, yaitu dengan melihat kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi pada lingkungan sekitar terhadap anda. Misalnya anda akan memilih Fakultas saat akan kuliah antara Fakultas Geologi atau Fakultas Kehutanan, anda akan mempertimbangkan apa yang akan terjadi dengan dunia kerja pada 5 tahun kedepan setelah anda lulus kuliah, apakah ilmu yang anda ambil masih relevan dengan kebutuhan dunia kerja pada masa yang akan datang.
- Pendeketan Wire Trap Jika anda pernah melihat suatu permainan dimana seseorang berusaha melewati suatu rintangan, dimana rintangan itu berupa jebakan-jebakan yang bila kita melewatinya maka kita akan terjebak. Hal tersebut yang diterapkan dalam menentukan pilihan, yaitu tentukan hal-hal terburuk apa yang akan terjadi dari pilihan anda. Misalnya anda akan melamar kekasih anda, namun Ayah kekasih anda tidak setuju. Maka tentukan hal terburuk yang akan terjadi jika anda melamar dengan cara A, kemungkinan terburuk jika anda ditolak,dan kemungkinan terburuk lainnya. Sehingga anda bisa mempersiapkan keputusan yang lebih baik, missal dengan melamar melalui perantara Ibu dar Sang Kekasih atau melalui orang yang punya pengaruh kepada Ayah dari kekasi anda.
- Pendekatan More Option Yaitu dengan membuat lebih banyak daftar pilihan sebelum mengambil keputusan. Jika anda dihadapkan dalam dua pilihan, coba buat pilihan-pilihan baru yang memiliki keterkaitan dengan pilihan sebelumnya. Misalnya, anda sebagai pimpinan yang sedang melakukan penilaian terhadap kinerja bawahan anda maka anda memiliki dua pilihan yaitu Pecat atau Lanjutkan. Anda bisa menambahkan pilihan jika kinerja bawahan kurang baik yaitu Pecat, Tidak dipecat, Training, Rotasi, Reward-Punishment dan lain-lain. Ketika pilihan semakin banyak maka anda bisa membuat keputusan yang semakin bijaksana.
- Pendekatan Get More Share Tingkatkan konektivitas anda dengan rekan-rekan anda tentang pilihan anda, karena bisa saja rekan anda sudah mengalami hal yang sama sehingga anda bisa mendapat informasi lebih untuk menetapkan pilihan yang akan anda buat. Bahkan anda bisa memanfaatkan informasi yang tiada batas dari internet. Lets Google Time…..
Namun
tidak ada yang bisa memastikan pilihan kita adalah pilihan yang paling benar.
Karena tidak ada yang tahu pasti seperti apa masa depan. Cara-cara diatas
merupakan alat bantu untuk kita bisa menentukan pilihan yang paling mendekati
benar atau pilihan yang terbaik dari sekian pilihan. Gunakan 2 – 3 metode
diatas, maka kemungkinan besar plihan anda merupakan pilihan yang terbaik dan
mendekati benar.
Hidup
selalu tentang menentukan pilihan, maka tentukanlah pilihan anda dengan sebaik
mungkin, karena setiap pilihan mengandung resiko. Masa depan anda ditentukan pada
setiap tombol pilihan yang anda tekan.
No comments:
Post a Comment