Konsep Multitasking adalah konsep
kemampuan untuk mengerjakan banyak hal
dalam satu waktu yang sama. Ada beberapa pro kontra terkait dampak positif dan
negatif dari konsep ini. Tapi ada hal menarik tentang Multitasking, terutama
dalam kondisi mengemudi atau mengendarai kendaraan roda empat.
Dan berikut ini adalah 5 Multitasking
berbahaya pada saat mengemudi, resiko yang terjadi hingga bisa menyebabkan
kematian!! Mau tau apa saja 5 Multitask itu?berikut ulasannya berdasarkan urutan
dengan resiko terendah hingga ke resiko paling berat.
5. Bernyanyi sambil Mengemudi
Lho kok bisa berbahaya??? Jawabannya
Ya bisa donk, duren aja dibedong bukan dibelah, hehehe…. Begini logika nya,
bernyanyi dapat meningkatkan hormon yang membangkitkan semangat terutama jika
lagu yang didengar merupakan lagu favorit sang pengemudi. Bahaya nya adalah
jika beat musik semakin cepat maka meningkatkan kecenderungan untuk menginjak
pedal gas lebih dalam, ini beresiko pada kecepatan kendaraan yang bisa diatas
batas wajar. Atau jika lagu merupakan lagu sedih maka “penyanyi jalanan” ini
akan terbawa dengan emosi lirik lagu tersebut sehingga bisa menyebabkan
kemacetan karena pedal gas ditekan dengan lembut bahkan tanpa tekanan J
4. Baca sambil Mengemudi
Yup!!!jangan baca sambil nyetir,
bahaya..ini tidak termasuk penggunaan handphone atau gadget lainnya. Tapi memang
ada dan terjadi bahwa sebagian pengguna mobil menyempatkan membaca sambil
mengemudikan mobil nya. Jelas bahayanya ada pada konsentrasi yang terganggu.
Tapi mungkin 5 tahun atau 10 tahun kedepan ini mungkin sudah tidak bahaya lagi,
karena saat ini sudah mulai dikembangkan mobil dengan kendali otomatis. Bahkan
di Google sudah menggunakan kendaraan ini dilingkungan kerja google..Keren!!!
3. Selfie saat mengemudi
Saking exis abisssss..para
pengendara ini menyempatkan diri untuk mengabadikan diri sendiri pada saat
berkendara. Keren sich, tapi ya gitu..jadi hilang konsentrasi beberapa saat.
Apalagi kalau hasil jepretannya belum memuaskan. Untuk selfie mania mungkin
sekali jepret belum sukses, sebab konsep yang digunakan adalah semangatnya Thomas Alpha
Edison yang gagal ribuan kali baru bisa berhasil. Selfie menempati posisi ke
tiga dalam Multitasking Berbahaya pada saat Berkendara.
Mari kita lanjutkan ke posisi 2, Multitasking Berbahaya yang dilakukan pada saat berkendara.
2. Makan sambil Nyetir
Kesibukan seseorang atau mungkin
padatnya agenda kerja sehingga membuat waktu makan jadi begitu singkat.
Sehingga tidak seikit pengendara yang memanfaatkan waktu selama berkendara
untuk makan. Ya..makan!!dipastikan setiap mulut siap menerkam makanan maka
konsentrasi akan hilang dari jalanan dan pasti beresiko setiap detiknya.
Kalaupun harus dan kudu makan sambil nyetir, jangan pernah makan makanan
berkuah, panas dan pedes dan ditambah makannya pakai sumpit, kalau itu terjadi
kemungkinan besar itu adalah makanan terakhir yang kamu nikmati.
1. Tidur sambil Nyetir
Inilah dia urutan Multitasking
Paling dan Sangat Berbahaya jika dilakukan sambil berkendara, yup bener Tidur.
Sangat disarankan untuk tidak menantang maut dengan melakukan tindakan ini.
Jelas ini beresiko sangat berbahaya karena kemungkinan sangat besar bahkan
hampir bisa dipastikan anda mengalami kecelakaan. Usahakan beristirahat sejenak
sebelum melanjutkan perjalanan.
So, tidak semua pekerjaan bisa
dilakukan secara bersamaan, karena pada dasarnya otak hanya fokus pada satu
aktivitas. Namun memang konsep Multitasking ini memanfaatkan proses switching aktifitas otak dari pekerjaan satu ke pekerjaan lain dengan begitu cepat.
Sebaiknya konsep yang digunakan adalah Multiplyer Effect yaitu suatu kegiatan
yang dikerjakan pada satu waktu namun berdampak pada pekerjaan lainnya. Misal
Puasa, aktifitas utama nya adalah ibadah, namun diwaktu yang sama bisa untuk
menjaga kesehatan, hemat, dan berempati. Jadi bijak lah dalam beraktivitas,
pastikan Multitasking yang dilakukan tidak berdampak negatif terhadap anda dan
lingkungan.



No comments:
Post a Comment